Maling alias Tukang “colong jupuk”
Jun 23rd, 2008 by mBah_Soerip
Begitu denger kata maling, pencurian, atau nyolong… sepertinya itu hal biasa bagi kita, kita sering mendengarnya bahkan ndak peduli… tapi lain rasanya kalo anda sebagai korban ‘kecolongan’. Walau barang semurah apapun hati bakalan gregetan , mangkel poooll…!!! coba bagi anda yg pernah kehilangan sandal di Masjid?… atau misal celana jean yang ilang dijemuran.. harga mungkin gak terlalu mahal… tapi sebelnya gak karu2an.
Awal bulan mey 08 yll, saya lah yang jadi korban pencolongan. Kebetulan saya baru pulang dari luar kota, jadi ada 2 tas saya letakkan diluar kamar (masih didalam rumah, lihat gambar… disanalah yg ditunjukkan panah barang diletakkan) yaitu tas Laptop (isi : laptop, paspor, dan benda2 berharga lain), dan tas kamera digital (Canon 400D+Lensa 70-200/4L). Pagi2 ketika bangun tidur 2 barang tadi lenyap dari tempatnya…. busyeett!! Simbah cukup tenang, tidak panik (cuman setres hehehehe), lha barang2 yang ilang bukan cuma mahal harganya bagi simbah, namun itu juga barang yang sangat penting. Karena nggak tahu mesti cari kemana, hal pertama yg simbah lakukan adalah langkah prosedural :
- pengecekan kepada seluruh penghuni rumah apakah ada mengetahui, ada apa semalam, atau memindahkan barang dlsb, lalu
- kekantor polisi untuk melaporkan kehilangan barang, tentu saja dibarengi permintaan surat kehilangan untuk kepengurusan barang2 yang hilang seperti paspor, atau surat asuransi untuk barang ilang yang diasuransikan.
- Melapor kepada bos, karena kebetulan laptop yg ilang adalah milik kantor… siapa tahu lanhgsung diganti oleh kantor dengan laptop baru…. cihuiiiiii….. (lho!?)
Saya belum pernah lapor ke Polisi sebelumnya, Awalnya males karena saya berpikir ini cuman ngrepotin aja mbalah bisa nambah masalah… tapi tak ada salahnya dicoba sekalian iseng… ehhh ternyata mudah dan tidak berbelit2, surat kehilangan dan berita acara juga segera terbikin dan TANPA BIAYA!
Pak polisi saat itu juga langsung data kerumah melakukan pengecekan ke TKP, namun tidak menemukan secuilpun tanda2 lewat mana si maling masuk dan ambil barang, tidak ada pengrusakan pintu, jendela, tanpa tapak kaki dll… Malingnya yang ini lumayan pinter, jangan2 pake mejik doi masuk menembus tembok… heeeeeee
Setelah semua dilakukan, lalu … hmmm apalagi yak? kalo nunggu barang itu balik lagi, kayaknya gak mungkin dehhh…. ya udah, akhirnya BERDOA berserah sambil merelakan barang yang ilang tersebut, semoga diganti oleh sesuatu yg lebih bagus dan lebih hebuaatt…. AMIIINNN!!
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.